Pelatihan

Yayasan TLM memberikan pelatihan bagi nasabah-nasabah anggota KSP TLM dan juga masayarakat sekitar yang bukan anggota dari KSP TLM. Pelatihan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan berkaitan dengan kehidupan mereka

Tentang

Yayasan TLM yang berdiri sejak tahun 1995 memberikan kesempatan secara ekonomi kepada kaum marginal/miskin di NTT untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Fokus utama Yayasan TLM adalah bagaimana pedagang kecil atau pengusaha kecil dapat meningkatkan usaha bagi mereka dengan cara memberikan pinjaman modal kerja dan pelatihan untuk mengelola usaha mereka.

Pelatihan Nasabah dinilai penting karena memberi pengetahuan tambahan bagi nasabah yang dilayani sehingga usaha mereka dapat berkelanjutan bahkan berkembang menjadi lebih besar, jika itu terjadi maka sasaran yang ingin dicapai dari pemberian pinjaman modal usaha bisa berdampak nyata di masayarakat.

Setelah beberapa tahun implementasi program pinjaman modal usaha dan pelatihan nasabah di jalankan, Yayasan TLM melihat bahwa banyak masalah-masalah yang timbul di masyarakat termasuk dialami oleh nasabah yang dilayani Yayasan TLM. Karena itu sasaran dan materi pelatihan nasabah diubah dan dikembangkan sesuai dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat, diantaranya metode pelatihan yang sebelumnya berbasis informasi yang disampaikan secara tekstual ditambahkan praktek atau simulasi dari apa yang dilatih dan penggunaan informasi yang berbasis multimedia seperti pemutaran film seperti film Penyakit Malaria dan Pencegahannya, Kebersihan Lingkungan, Air Bersih, Rumput Laut dan Pemanfaatannya, dan film Paronisasi.

Secara umum Yayasan TLM membagi pelatihan menjadi 3 jenis sebagai berikut ;

1. Pelatihan Masyarakat, yaitu pelatihan yang diberikan kepada masayarakat desa terutama desa-desa yang menjadi target pelayanan Yayasan TLM, sampai saat ini telah diakukan pada 8 desa di 4 kabupaten dengan materi mencakup :

    a. Pengembangan Industri Rumah Tangga.
    Melatih masyarakat dari pembentukan kelompok usaha, memproduksi bahan makan untuk usaha dalam skala rumah tangga, seperti; Kripik Pisang, Kripik Ubi, Kacang Bawang, Kacang Telur, Rempeyek, Sambal Lu’at dan pelatihan pembukuan usaha serta pemasaran hasil usaha.

    b. Sanitasi dan Lingkuangan Sehat
    masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, penggunaan air bersih, makanan sehat dan cara tangan yang benar.

Pelatihan Masyarakat dilakukan paling sedikit 6 bulan satu kali di setiap desa dan lama pelatihan sekitar 3 jam setiap pertemuan, dihadiri rata-rata 30 peserta, pria dan wanita.

2. Pelatihan Nasabah, yaitu pelatihan yang diberikan secara khusus kepada nasabah-nasabah layanan dari TLM Group. Pelatihan ini telah dilakukan sejak tahun 1996, yang pada awalnya di lakukan pada kelompok-kelompok PHBK, CIandri ,KUM dan saat ini kelompok SeSaMa. Materi yang dibagikan berupa : Tindak Pidana Perdagangan Orang, Nutrisi bagi keluarga, Manfaat Menabung, Air Bersih, Cara Cuci Tangan yang Benar. Pelatihan ini hanya diberikan bersamaan dengan pertemuan kelompok SeSaMa dan setiap pelatihan hanya berkisar 10-30 menit setelah pertemuan kelompok selesai. Target tiap bulan adalah 6-7 lokasi untuk dilatih dengan peserta yang ikut berkisar 15 sampai 30 orang setiap kelompoknya.

3. Pelatihan Perangkat Desa, yaitu pelatihan yang diberikan khusus kepada perangkat desa baik untuk kepala desa maupun para staf perangkat desa di desa-desa yang menjadi binaan Yayasan TLM. Sampai saat ini ada 12 desa yang menjadi binaan Yayasan TLM dan para perangkat desa telah diberikan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan tata kelola dan administrasi desa, dimana materi yang disampaian mencakup Pemahaman tentang UU Desa, tata Kelola Dana Desa, Penggunaan Sistem Informasi Desa dan lain sebagainya.

Proyek-proyek

Pelatihan aparat dan masyarakat tentang membangun desa sesuai dengan UU Desa No 6 Tahun 2014.

Tahun 2014 kebijakan pemerintah untuk membangun bangsa dari desa dan diwujudkan dengan terbitnya UU desa No. 6 tahun 2014. Desa diberi otonomi untuk mengelola pembangunan desa mulai dari perencanaan sampai dengan pembangunan dan setiap tahun pemerintah mengalokasikan dana desa dari APBN dan alokasi dana desa dari APBD. Pengelolaan dana tersebut diserahkan pada aparat dan masyarakat desa. Yayasan TLM mengambil bagian untuk meningkatkan kapasitas aparat dan masyarakat untuk melaksanakan pembang...

Read More

Pelatihan SID 3.04 di Kabupaten Rote Ndao

Pelatihan SID diselenggarakan oleh Yaysan TLM bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Rote Ndao.  Pelatihan ini bertujuan untuk mengajar peserta dari setiap desa di Kabupaten Rote Ndao yang agar dapat mengoperasikan aplikasi komputer berbasis web yang diberi nama SID (system Informasi Desa) versi 3.04.  Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 26-28 Oktober, mengambil tempat di auditorium Ti’i Langga, komplek perkantoran  Kabupaten Rote Ndao.

Read More