• +62 (0380) 843115
  • tlmfoundation@ytlm.org

History of TLM

Dimulai pada tahun 1995, dari gagasan beberapa tokoh gereja untuk meningkatkan perekonomian jemaat Gereja Masehi Injili di Timor, maka dibentuk sebuah Yayasan yang bernama Tanaoba Lais Manekat, diambil dari bahasa Timor yang berarti melayani sesama manusia dengan kasih.

Menempati gedung milik gereja di jalan Jendral Soeharto No 25, Kota Kupang Yayasan TLM memulai operasionalnya dipimpin oleh Bapak Rozali Husien dengan 1 orang staf dengan program kerja memberikan modal kepada jemaat untuk mengembangkan usaha mereka. Pada saat itu produk yang dijalankan berupa pinjaman lunak kepada perorangan dan juga kelompok. Selain memberikan pinjaman Yayasan TLM juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada nasabah agar dapat meningktkan kemampuan mereka dalam menjalankan usahanya.  Yayasan TLM semakin berkembang sehingga dapat merekrut lebih banyak tenaga kerja, juga membuka cabang dibeberapa daerah yang tersebar di Kabupaten-kabupaten yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur.  

Dalam perkenanan Tuhan maka yayasan ini semakin berkembang dan pada tanggal 28 January 1996 dibentuk lagi sebuah Koperasi simpan pinjam yang diberi nama KSP Talenta.  Dipimpin oleh Bapak Rozali dengan staf yang bekerja 2 orang.  

Pada tahun 2008 dibentuklah sebuah lembaga keuangan berupa Bank Perkreditan Rakyat untuk melayani masyarakat umum, diberi nama BPR TLM. Ini juga merupakan tindak lanjut dari regulasi pemerintah yang mengharuskan lembaga-lembaga keuangan resmi untuk menyalurkan uang kepada masyarakat.  BPR TLM mulai operational pada bulan  November 2008 dengan menempati gedung 2 lantai yang terletak di Jalan Ahmad Yani No 43 Oeba Kupang.  Dipimpin oleh Bapak Robert Fanggidae dengan 24 orang staf

Pada tahun 2011 Yayasan TLM membentuk sebuah Koperasi Simpan Pinjam yang diber nama KSP TLM untuk mengembangkan jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang ada di provinsi NTT.  Dalam perkembangannya KSP TLM menjadi Koperasi Nasional sehingga dapat membuka cabang di seluruh daerah di Indonesia, saat ini KSP TLM mempunyai 1 cabang di Kota Palu.  KSP TLM semakin berkembang dengan produk unggulan SeSaMa yang melayani masyarakat memberikan pinjaman dalam kelompok.

Tahun 2014 Yayasan TLM membentuk lagi sebuah Koperasi Konsumen, yang diberi nama KK TLM untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pinjaman konsumtif.  KK TLM juga mempunyai kegiatan niaga berupa supermarket dan pemeliharaan ternak babi.