Loading...

Bertahan dalam Keterbatasan: Kisah Milka Saba dan Keluarganya

12 Agustus 2026

Milka Saba (74 tahun) adalah seorang janda yang tinggal di Desa Biloto bersama tiga anaknya, Desrianti Bahan (44 tahun), Ahap Pace Bahan (37 tahun), dan Jemris Bahan (35 tahun), serta seorang cucu, Mese Bahan (20 tahun). Dari empat anggota keluarga yang tinggal bersama Milka, dua anak dan satu cucunya merupakan penyandang disabilitas fisik dengan hambatan mobilitas, sementara satu anak lainnya merupakan penyandang disabilitas mental. Ketiga anggota keluarga dengan disabilitas fisik tidak dapat berjalan, sehingga aktivitas sehari-hari, termasuk berpindah tempat, mengakses fasilitas sanitasi, dan mengelola usaha, menjadi lebih terbatas.

foto5

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga Milka menjual kayu bakar dan mengelola sebuah kios kecil di depan rumah. Sebelum mendapatkan dukungan, kios tersebut masih sangat sederhana, hanya berupa meja dan lemari kosong yang belum tertata sebagai tempat usaha. Keterbatasan modal juga membuat keluarga kesulitan menyediakan stok barang yang cukup untuk dijual.

Melalui Program Pengembangan Usaha Penyandang Disabilitas, Yayasan TLM melalui TLM Cabang TTS memberikan dukungan secara bertahap. Bantuan awal berupa sembako dan paket sanitasi diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Selanjutnya, dukungan diberikan untuk memperbaiki tempat usaha mereka. Meja dan lemari yang sebelumnya sederhana dicat dan ditata kembali, kemudian dilengkapi dengan jaring dan pintu agar lebih layak digunakan sebagai kios. Kios tersebut juga diisi dengan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk menambah pilihan barang yang dapat dijual kepada masyarakat sekitar.

Saat ini, kios keluarga Milka telah memiliki tampilan yang lebih tertata dan stok barang yang lebih beragam. Meskipun dampak terhadap pendapatan keluarga masih perlu dilihat seiring berjalannya usaha, dukungan ini memberikan mereka sarana yang lebih layak untuk menjalankan dan mengembangkan usaha dari rumah.

foto1
Kondisi toko sebelumnya
foto4
Kondisi toko sesudah

Selain dukungan untuk usaha dan kebutuhan dasar, Yayasan TLM juga telah menyediakan tandon air fiber untuk membantu memenuhi kebutuhan air keluarga. Saat ini, dukungan berikutnya sedang dipersiapkan untuk memperbaiki jaringan air agar air dapat dialirkan ke tandon tersebut. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya mendukung usaha keluarga, tetapi juga secara bertahap membantu memenuhi kebutuhan dasar dan akses sanitasi yang lebih layak bagi keluarga Milka.

Bagi Milka dan keluarganya, perubahan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memberikan arti dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dengan tempat usaha yang lebih layak dan dukungan untuk beberapa kebutuhan dasar, mereka dapat terus mencari nafkah dari rumah dan saling membantu. Hidup mereka masih tidak mudah, tetapi kini mereka memiliki sedikit lebih banyak dukungan untuk terus bertahan dan memenuhi kebutuhan hidup.